Saya Akan Terus Berjuang, Meskipun Hanya Tersisa Sendirian

Menjelang kontestasi Pemilu bulan April nanti, siapakah orang yang paling sibuk saat ini?
Mungkin kita semua akan menjawab caleg dan tim suksesnya.

Tapi … kelaziman itu sepertinya tak berlaku di PKS. Di partai ini, semua kadernya bekerja sama giatnya dan sama gigihnya. Meskipun bukan caleg atau tim sukses. Tak percaya?

Hal itulah yang ditunjukkan oleh ustadz Fakih Jarjani. Dari pagi hingga malam, ustadz Fakih terlihat bersama para kader dan relawan. Keluar masuk kampung dan rumah penduduk untuk mensosialisasikan partai yang beliau cintai ini. Tak jarang, beliau terlihat menegakkan baliho besar di pinggir jalan, memasang spanduk dan membagikan APK. Padahal pada pemilu ini beliau tidak menjadi caleg.

“Demi Allah, aku akan terus berjuang sampai pedangku tumpul.” [sabda Rasulullah saw.]

Mungkin untaian kalimat itulah yang menginspirasi ust Fakih Jarjani. Sosok ustadz murah senyum, yang pada bulan April nanti akan memasuki usia 55 tahun. Usia yang sebenarnya tak lagi muda.

Beliau yang saat ini diberi amanah menjadi ketua Dewan Syariah Wilayah PKS Kalsel, tak segan turun langsung bekerja. Tak ada rasa malas, apalagi gengsi.

Baca juga:  Nagih Utang via Hari Aspirasi PKS

Begitulah sosok teladan ini.

Tahun 1999-2004 saat beliau menjadi anggota DPRD HST dari Partai Keadilan, setiap hari beliau mengayuh sepeda ke kantor dewan. Kesederhanaan juga tetap beliau tampakkan saat menjabat sebagai ketua DPRD HST serta wakil bupati HST.

Sungguh, tak ada yang berubah pada diri beliau. Selalu hangat, tulus dan memberi teladan dengan perbuatan. Beliau berjuang maksimal saat bersama banyak orang, maupun saat sendirian.

“Saya akan terus berjuang, meskipun hanya tersisa sendirian,” tekad baja beliau.

Semangat berjuang ustadz. Semoga kami bisa mengikuti jejak perjuanganmu.

#PKSKalsel
#PKSMenang
#17April2019PilihPKS
#PKSBanua

Comments

comments