Hari ini dan besok, Sabtu-Ahad 16-17 Februari PKS bikin audisi dan casting calon pemeran Kea, Adi, Dilan, Eja dan Tera di 13 kota secara serentak. Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Surabaya, Mataram, Lampung, Palembang, Padang, Pekanbaru, Medan, Samarinda dan Makassar.

PKS membuka lembaran baru dalam rangkaian kampanye pemilihan legislatif 2019. Kampanye itu dilakukan dengan membuat film layar lebar. Belum pernah ada satu partaipun di Indonesia yang melakukan hal seperti ini.

Berapapun peserta yang ikut casting di 13 kota itu menjadi catatan dalam perjalanan kampanye PKS berkhidmat untuk umat. Para milenial usia 17-24 tahun yang selama ini jarang terlihat datang ke kantor partai. Hari ini dan besok mereka akan menyambangi kantor PKS di 13 kota.

PKS dengan kampanye model freezmob dan flashmob nya saja sudah menyentak kesadaran masyarakat. Tiap Sabtu-Ahad pagi dan sore para kader itu berjejer di sepanjang jalan memakai atribut “rompi” PKS yang khas.

Tidak ada satupun partai yang dapat melakukannya terus menerus dan massif seperti para kader PKS.

Dan kini, kampanye dengan bikin film layar lebar dilakukan PKS. Sebuah langkah strategis. Kampanye biasanya kental dengan jargon politik dan janji janji. Tapi PKS mengemas dengan seni dan film.

Baca juga:  Dhienda Nasrul: PKS Itu Penting Banget untuk Diperjuangkan

Jamaah milenial punya cara sendiri dalam menentukan pilihan politiknya. Ia beda dengan orang tuanya. Secara umum sifat jamaah milenial punya karakter:

1. no gadget no life
2. here and now
3. gercep alias gerak cepat
4. instant
5. lebih baik ngalamin daripada duit
6. beda itu ibadah
7. multitasking
8. kritis meski krisis
9. update itu wajib
10. sharing is cool

Nah bertolak dari karakter milenial itulah skenario film 8 Stories dibikin. Film ini bergenre omni bus. Ada 8 potongan cerita problem jamaah milenial yang diangkat. Cerita sederhana, ringan dan alur cepat. Salah satu contohnya adalah cerita dengan tajuk ‘Colokan’. Bagaimana gegara rebutan colokan di sebuah kedai kopi 5 anak millenial ini bertengkar hingga hampir saja bikin celaka seorang ibu. Atau cerita tentang Tera seorang hacker yang bekerja dalam diam tapi mampu bikin runyam.

Casting di 13 kota ini nanti adalah langkah awal untuk menyaring talent dari seluruh Indonesia. Mereka yang lolos casting akan mendapat golden tiket ke Jakarta.

Baca juga:  PKS Membuka Audisi "Mencari Bintang" untuk Anak Muda

Pada 21-23 Februari nanti yang terpilih dari casting daerah akan masuk karantina mengikuti audisi final di Jakarta. Mereka yang lolos ini akan diasah kamampuan aktingnya oleh para seniman film berpengalaman.

Usai di karantina dan terpilih 5 bintang pemain, PKS akan melaunching pemeran utama film 8 Stories disambung dengan proses produksi film.

Waktu memang terasa cepat. Tak terasa hari pencoblosan hanya tinggal hitungan hari. Sekitar 60 hari lagi pilpres dan pileg dilaksanakan.

Rencanannya sepekan sebelum hari pencoblosan film ini siap tayang. 10 April kita akan adakan nonton bareng 8 Stories di seluruh kota Indonesia. Para pengurus partai dari tingkat pusat sampai kelurahan akan refreshing setelah 6 bulan kampanye yang melelahkan.
Mereka dan para jamaah milenial akan duduk manis menikmati sajian film 8 Stories sambil mengunyah pop corn. Politik itu asyik kalau kitanya gak terlalu berisik.

Salam

Mabruri,
Wakil Direktur Penggalangan Opini dan Media TPP Pusat

Comments

comments