Batang (28/01) — Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Batang mendirikan dapur umum untuk korban bencana banjir Batang Minggu (27/01/2019) malam. DPD PKS Batang menyalurkan sekurangnya 1.500 paket makanan di 35 titik daerah terdapak banjir.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Batang Fikri Faqih menyebut, relawan PKS Batang telah bersiap sejak Minggu malam untuk melakukan penanganan bencana banjir.

“Alhadulillah sejak Minggu pukul 23.00 kita mengumpulkan kader dan relawan untuk bersiap merespon bencana. Dapur umum yang kita dirikan menyalurkan 1.500 paket makanan di 35 titik se-Batang,” ujarnya.

Fikri menjelaskan, daerah paling parah terdampak banjir adalah Kecamatan Batang, Kecamatan Banyuputih, dan Kecamatan Tulis.

“Di Kecamatan Batang, daerah terdampak paling parah Kalipucang Kulon, Kalipucang Wetan, Denasri Kulon, Kasepuhan, Watesalit,Proyo Utara, Karangasem Utara, Karangasem Selatan. Di Kecamatan Banyuputih paling parah di Dukuh Celng Desa Kedawung. Di Kecamatan Tulis daerah terdampak Dukuh Sawahan Desa Tulis,”paparnya.

Fikri menerangkan, PKS Batang terus menerima donasi bantuan untuk disalurkan kepada korban banjir. Selain itu, banyak juga panggilan dari masyarakat untuk membantu korban di kawasan terdampak banjir.

Hujan deras yang mengguyur Minggu (27/01/2019) mengakibatkan banjir di beberapa daerah di Kabupaten Batang. Ketinggian air mencapai 1,5 meter menggenang di Kecamatan Batang. Menurut data BPBD, sekitar 3000 orang masih mengungsi dan menungu air surut agar dapat kembali ke rumah.

Ahad (20/1) pagi, selepas sholat subuh, saya membuka hp mendapat kabar dari wag kader PKS Grogol Petamburan telah terjadi musibah kebakaran yang cukup besar di wilayah Tomang, Banjir Kanal, Jakarta Barat.

Kebakaran yang terjadi sejak pukul 02.30 dinihari tersebut, baru bisa dipadamkan sekitar pukul 9 pagi. Ada sekitar 250 rumah dari 5 RT yang berada dalam 3 RW. 500-an kepala keluarga atau 1.190 jiwa terkena dampak kebakaran tersebut, diantaranya ada kader dan simpatisan PKS wilayah Tomang.

Ucapan prihatin dan doa menghiasi grup dan secara spontanitas teman-teman berinisiatif membuka posko darurat untuk membantu para korban.

Dua minggu sebelumnya, telah terjadi kebakaran masih di wilayah Grogol Petamburan, tepatnya di wilayah Jelambar, Jakarta Barat. Sama seperti pada musibah sebelumnya, kader-kader begitu antusias membantu. Secara spontan menyumbang dana, makanan, pakaian dan tentu tenaga.

Seperti sudah menjadi DNA dalam tubuh mereka semangat untuk berkhidmat membantu sesama, sebagaimana diajarkan dalam Islam keutamaan beramal shaleh kepada sesama.

Pagi hari, para relawan PKS membagikan sarapan nasi uduk kepada para pengungsi yang berada di salah satu masjid. Siang hari membagikan pisang goreng, malamnya minumanan hangat dan memberikan pelayanan bekam, refleksi, dll. Begitu seterusnya hingga hari ini. Semua itu dilakukan dengan semangat penuh keikhlasan dan kecintaan kepada sesama, para warga nampak tersenyum ceria dan para relawan merasa bahagia.

Hari ini, Rabu (23/1), para warga terdampak melakukan gotong royong membersihkan lingkungan pasca kebakaran. Para kader berpartisipasi memberikan minuman segar dan puding. Sekedar menghilangkan dahaga bapak-bapak yang berjibaku membersihkan dan mengangkut puing pasca kebakaran.

Sungguh beruntung bangsa ini, ada entitas organisasi yang punya spirit membantu sesama, semangat berkontribusi positif baik dalam sosial dan politik. Di berbagai musibah tanah air seperti gempa, banjir, longsor, dll, PKS selalu hadir untuk membantu bersama elemen lain. Sebuah aset bangsa yang berharga. Semoga Allah yang maha kuasa memberikan kekuatan kepada mereka yang berlomba lomba dalam kebaikan.

23 Jan 2019, Selasar Masjid An-Nur

Iman Firmansyah
Kader DPC PKS Grogol Petamburan

Papua (07/01) — Hujan deras yang melanda kawasan Jayapura pada Sabtu (05/01/2019) lalu, mengakibatkan sejumlah kawasan Kota Jayapura mengalami banjir, seperti kawasan padat penduduk Kompleks SMA 4 Jayapura dan Kompleks Apotik Sejahtera Entrop, ketinggian air dilaporkan hampir mencapai dada orang dewasa.

Melihat kondisi tersebut, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Seajhtera (PKS) Papua dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Jayapura sejak Ahad (06/01/2019) dini hari langsung melakukan koordinasi untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak.

Kader PKS langsung bergerak membagikan nasi bungkus kepada para korban, mengingat mayoritas masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhan sekundernya akibat terkendala banjir.

Nasi bungkus tersebut diantarkan oleh kader PKS ke rumah-rumah warga terdampak. Aksi ini ternyata, cukup membuat masyrakat korban banjir tersentuh dan menuturkan banyak terima kasih kepada partai nomor urut 8 ini.

“Setiap kami dilanda banjir, PKS memang selalu hadir untuk kami, terima kasih PKS,” ungkap seorang Ibu yang menerima bantuan di Kompleks SMA 4 Jayapura.

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, tampak juga jajaran pengurus PKS yang ikut turun langsung membagikan bantuan kepada masyrakat,diantaranya Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Papua, Suherman, Bendahara DPW PKS Papua, Gusmawati, Ketua DPD PKS Kota Jayapura, Heri Suprayitno dan Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Jayapura, Dian Fitriana.

Sumber: pks.id

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang terkenal dengan kesigapannya saat terjadi bencana. Relawan PKS selalu berusaha yang pertama hadir di saat warga mengalami penderitaan akibat bencana alam.

Seperti di Aceh Tenggara yang sedang mengalami bencana banjir bandang, kader PKS melakukan aksi sosial seperti membersihkan sisa-sisa lumpur, menyediakan makanan bagi warga dengan mendirikan dapur umum, hingga terjun langsung melakukan evakuasi warga yang menjadi korban.

Kesigapan kader PKS ini pun mengundang simpatik dari warga. Tak tanggung-tanggung, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh Tenggara M. Hatta Bulkaini mengapresiasi ketulusan kader PKS.

Di laman Facebook-nya, M Hatta menyatakan kesalutannya sekaligus kegundahan hatinya karena ternyata kerja nyata untuk membantu rakyat ini dikalahkan oleh kekuatan uang. Akibatnya hingga saat ini PKS belum pernah mendapatkan kursi legislatif di DPRK Aceh Tenggara.

Inilah tulisan status beliau di laman Facebook-nya:

ADUH, PKS AGARA…

Jika ada yang bagi-bagi makanan dijalan, masyarakat akan tahu itu PKS.

Jika ada yang turun ke tempat-tempat bencana, masyarakat akan tahu itu PKS.

Tanpa atribut pun masyarakat akan tahu bahwa mereka adalah kader-kader PKS.

Lalu kenapa pakai atribut?

Ya karena ingin mengajarkan kepada kita semua bahwa partai itu harusnya begini, bukan begitu.

Seharusnya partai yang ada belajar kepada PKS. Insya Allah kami juga akan mengikuti jejak PKS, pelan-pelan. Sebab ada “nilai” yang diajarkan disana. Mohon do’a.

Tapi sayang, yang mereka lakukan selama ini seakan tak pernah dipandang, buktinya kader PKS tetap kalah dengan nilai rupiah, dan mereka tak punya kursi di parlemen. Walaupun saya yakin, bukan kursi tujuan utama.

Jika kita tak bisa seperti PKS paling tidak jangan mencemooh, seakan-akan kita tahu isi hati terdalam.

Jika tak mampu membantu terang-terangan, ya diam-diam. Kirimkan pakaian, makanan, atau uang. Sebab banyak juga masyarakat kita yang peduli sesama tapi tak mau terlihat didepan mata. Mungkin mencari selamat terjebak riya. Sah-sah saja.

Yang kurang elok, cuma mampu komentar dan sindir sana sini, tapi tak berbuat apa-apa.

Jujur, buat saya PKS itu berkah buat masyarakat agara.

ADUH, PKS AGARA gak usah dibilang sedang pencitraan atau cari panggung segala, itu DNA mereka, tanpa dipilih pun akan tetap begitu, istiqomah membantu sesama.

Tapi kalau bisa, 2019 PKS punya kursi di DPRK. Semoga 😇

#Berani_Mengakui_Kelebihan_Teman
#Pengakuan_Seorang_Teman
#PKS_Agara_Hebat

*Sekjen PAN Agara.

Status ini kemudian viral. Saat berita ini diturunkan, status ini telah dishare sebanyak 132 kali dan mendapat tanggapan lebih dari 500 kali.

Sumber: satuacehnews.com

Lampung (1/1/2019) – Sudah lebih dari sepekan bencana tsunami selat sunda yang meluluhlantakan wilayah pesisir provinsi Banten dan Lampung Selatan. Masyarakat dan relawan bahu membahu bekerja sama untuk membangun kembali wilayah terdampak gempa. Mulai dari membersihkan puing, membuka posko darurat, dapur umum, hingga posko medis. Bersama dengan aparat kepolisian dan TNI beserta warga setempat, PKS turun tangan dengan aksi nyata.

Aksi nyata PKS Lampung pun mendapatkan apresiasi dari banyak warga yang menitipkan donasinya baik berbentuk finansial, barang, hingga makanan. Mulai dari organisasi masyarakat seperti persatuan pedagang pasar, BPK OI Lampung Selatan, ormas seperti jakmania Lampung hingga masyarakat umum yang mempercayakan penyaluran bantuannya kepada tokoh PKS maupun posko yang dibentuk PKS.

Pemandangan ini jelas berbanding terbalik dengan hasil salah satu lembaga survei politik yang mengungkapkan rendahnya kepercayaan publik terhadap partai politik karena kerja yang dianggap belum menyentuh lapisan masyarakat.

28 Agustus lalu, lembaga survei politik tersebut merilis hasil survey bahwa tingkat kepercayaan terhadap partai politik hanya 32,5 persen.

Nyatanya, PKS berhasil mengubah hasil survey dengan banyaknya kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

Aleg FPKS DPRD Lampung Dapil Lampung Selatan Antoni Imam menegaskan bahwa banyaknya masyarakat yang menyalurkan bantuannya ke posko PKS hingga tak ada waktu berhenti membuktikan animo masyarakat yang ingin memberikan donasi.

Di lain hal, masyarakat yang membutuhkan tidak segan-segan untuk langsung menghubungi kader PKS untuk meminta bantuan di wilayah-wilayah yang masih perlu perhatian.

“Alhamdulillah, saya sudah menerima penyaluran bantuan dari banyaknya masyarakat yang percaya kerja-kerja PKS di lokasi bencana. Mulai dari organisasi pedagang pasar, OI Lampung, Jakmania, hingga masyakat umum,” ungkap Antoni di Lampung, Selasa (1/1/2019).

Kepercayaan publik ini bukan sekadar isapan jempol. Banyak dari mereka yang meyakini kerja PKS di lokasi bencana telah teruji dan sangat baik.

Dari pagi hingga malam bantuan selalu datang tanpa henti di posko PKS. PKS juga telah membuat dua dapur umum yang setiap harinya mendistribusikan 500 paket nasi bungkus untuk para pengungsi dan juga relawan.

Bahkan bukan hanya relawan dari PKS Tapi juga nonPKS pun banyak yang mendapatkan paket nasi bungkus dari posko dapur umum milik PKS.

Sementara itu, Ketua Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada komunitas, organisasi dan lembaga maupun pribadi-pribadi yang mempercayakan distribusi donasinya melaului Pos Penanggulangan Bencana (P2B) PKS yang terkoordinasi dalam Pusat Khidmat PKS Lampung.

“Hanya Allah yang dapat membalas kebaikan bapak,ibu dan semua pihak yang berkenan mempercayakan bantuan atau donasi baik berupa uang maupun barang melalui P2B PKS Lampung. Ke depan Insya Allah secara bergelombang kami di PKS akan melakukan training trauma healing bagi masyarakat dan pemuda yang tertarik menjadi relawan pada sisi perbaikan mental traumatik pada korban yang terdampak tsunami,” ujar Gus Mufti Salim.

Sedangkan salah satu masyarakat yang menitipkan donasi melalui P2B PKS mengungkapkan bahwa tunai sudah sudah tugas dirinya menitipkan donasi.

“Alhamdulillah tunai sudah tugas kami, indahnya berbagi. Semoga bermanfaat. Tetap semangat saudaraku, bangkitlah kembali, badai pasti berlalu. Maaf Pak Antoni Imam, mboten kepanggeh panjenengan (tidak bertemu dengan anda),” ungkap Dwiki Dinendra melalui akun facebooknya Dwiki Dinendra Property.

Sumber: pks.id

Jakarta (02/01) — Kawasan terdampak bencana Tsunami Selat Sunda di Anyer, Banten berangsur pulih. Sejumlah kelompok relawan dari berbagai elemen bahu membahu untuk meringankan beban korban.
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengapresiasi kepedulian dan kerja keras para sukarelawan bencana, khususnya kader-kader PKS yang sejak hari pertama bencana sudah mendirikan posko informasi, dan turut serta dalam proses evakuasi.

“Selain itu mereka juga aktif menerima dan menyalurkan bantuan untuk korban di lokasi-lokasi terdampak yang sulit diakses kendaraan besar,” kata Jazuli dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Minggu (30/12).

Hal itu dikatakannya usai mengunjungi korban tsunami di Desa Karangsura dan Bulakan, Kecamatan Cinangka, Serang, Banten pada Sabtu, (29/12). Jazuli juga menyerahkan bantuan untuk korban tsunami seperti bahan makanan, obat-obatan, pakaian, selimut, dan tenda.
Anggota Komisi I DPR itu juga mengatakan, sukarelawan bencana merupakan salah satu materi kaderisasi PKS sehingga setiap terjadi bencana dimana pun di wilayah Indonesia, struktur dan kader PKS selalu tanggap dan siap diterjunkan.

Dia mengatakan relawan PKS tidak datang hanya dari Banten namun dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah yang dikirim ke Banten untuk membantu Pemerintah dalam proses tanggap bencana hingga tahap rekonstruksi dan rehabilitasi.

“Saya juga mengapresiasi langkah cepat pemda kabupaten maupun provinsi Banten yang telah menetapkan status darurat bencana, untuk memastikan totalitas penanganan bencana oleh seluruh instansi pemerintah dengan melibatkan seluruh elemen kebencanaan masyarakat,” ujarnya.

Termasuk penetapan status darurat bencana dari Pemerintah Provinsi Banten hingga tanggal 9 Januari 2019, semoga penanggulangan bencana berlangsung cepat dan efektif dengan dukungan penuh seluruh instansi Pemerintah termasuk pendanaannya.

“Saya juga meminta pemerintah pusat melalui BNPB, BMKG, dan BPPT memastikan sistem peringatan dini bencana tsunami pesisir selat sunda telah aktif dan berfungsi. Karena salah satu masalah bencana yang terjadi kemarin adalah tidak berfungsinya alat sistem peringatan dini,” katanya.

Hal itu menurut dia karena aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terus aktif dan cuaca yang dinamis, sehingga Pemerintah harus memastikan alat peringatan dini tersebut berfungsi dan aktif termasuk memastikan kesiapan dukungan anggaran.

Dia menilai, kewaspadaan penting bukan saja supaya masyarakat siapa siaga dan tetap tenang, tapi juga untuk memastikan penyelamatan dapat dilakukan dengan baik sehingga korban jiwa dapat diminimalisir.

Diketahui, dalam kesempatan itu Jazuli menyalurkan bantuan untuk korban bencana tsunami di Provinsi Banten, hasil sumbangan anggota FPKS DPR RI sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

“Dana bantuan bersumber dari sumbangan Anggota Fraksi PKS DPR. Saya pribadi sesuai janji menyerahkan seluruh gaji DPR bulan Desember untuk membantu korban tsunami,” pungkasnya.

Sumber: pks.id

Bagai tidak pernah lelah, relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu hadir dalam di setiap bencana. Tiga bulan terakhir, setidaknya ada tiga bencana besar yang datang bertubi-tubi.

Mulai dari gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat, gempa dan likuifasi di Sulawesi Tengah serta terbaru, tsunami Selat Sunda yang mengakibatkan banyak korban di Banten dan Lampung.

Melihat hal ini, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengatakan ini murni energi dari Allah Swt.

“Saya lihat di sini, (relawan) yang ada di Lombok, yang ada di Palu, ada juga di sini. Jadi ini luar biasa memang, ya, kader PKS dari seluruh Indonesia tidak mengenal lelah, seperti punya energi yang berlebih. Saya kira, ini adalah energi dari Allah Swt, karena tidak mungkin kalau full kemanusiaan biasa. Ini harus kita jaga, kita syukuri, kita semakin taqarrub kepada Allah Swt,” katanya saat mengunjungi posko PKS di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Senin (31/12/2018) kemarin.

Dalam lawatannya itu, bersama rombongan DPP PKS, Mustafa ingin memastikan bahwa relawan PKS telah bergerak cepat dan tepat.

“Kita ingin memastikan bahwa kader PKS dari berbagai wilayah di Indonesia yang menjadi relawan, bergerak cepat dan tepat pada sasarannya. Dan kita sudah kunjungi titik demi titik hingga yang terujung saat ini ke arah Ujung Kulon, desa-desa terakhir pantai Banten yang terkena tsunami,” jelas Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Selatan ini.

Diketahui, sebanyak 620 relawan PKS diturunkan dari berbagai wilayah di Indonesia. Sejak hari pertama pasca bencana, relawan PKS telah menyambangi lokasi bencana untuk membantu evakuasi.

Sampai saat ini, posko PKS masih berdiri di tiga lokasi, yakni di kecamatan Labuan, Cigeulis dan Sumur. Setidaknya, per 30 Desember 2018, sekitar 12.820 orang telah menjadi penerima manfaat posko PKS.

Sumber: pks.id

Oleh: Muhammad Sholich Mubarok

Masrur Saifullah sudah menjadi Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten, selama lima tahun. Selama itu, ia melewati episode-episode yang bervaria rasa. Kadang memicu adrenalin.

Hari H saat bencana datang menerjang Selat Sunda, ia langsung ditugaskan oleh Ketua DPD untuk survei ke lokasi bencana. Tepatnya keesokan harinya pada pukul 07.00 WIB. Jam di mana orang-orang berlarian ke bukit.

“Kayak konyol juga, yang lain pada lari mengungsi ke bukit, saya malah (mendekati) lokasi bencana,” kata dia saat ditemui di lokasi bencana di Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Senin (31/12/2018).

Ada seorang warga yang bertanya, “Pak mau ke mana? Kami mau mengungsi.” kata dia menirukan.

Ia berusaha mendapatkan dokumentasi bahwasanya itu adalah bencana. Angin sedang kencang-kencangnya, hujan tak bisa dielakkan. Apalagi ada desas-desus air sedang pasang.

Dengan naik motor seorang diri, ia menembus batas maut itu. Motornya bukan motor laik untuk wilayah ‘naik-turun’. Tapi motor matic saja. Ia dihantam ketakutan tapi keberanian untuk membantu sesama, menguatkannya.

Bergegas setelah mendapatkan gambar ia lapor ke DPD. Pihak DPD segera mengirimkan bantuan logistik dari kabupaten dan turun memberikan bantuan. Meski pasokan logistik belum banyak.

Ia pulang ke kecamatan Sumur untuk koordinasi dengan Ketua DPC lainnya yakni Uung Daelamie. Posko pertama yang didirikan oleh kader PKS berada di Labuan. Posko induk. Lalu berbagai posko di berbagai titik yang terkena dampak bencana. Relawan PKS mulai banyak yang terjun termasuk Masrur.

Relawan juga memasak untuk kebutuhan para korban. Mendirikan dapur umum sementara.”PKS sudah melakukan evakuasi di berbagai wilayah. Saya difokuskan di kecamatan Cigeulis, Banyuasih. Kami sudah bermalam dua hari satu malam,” kata bapak muda dengan satu anak itu.

Relawan PKS juga membantu toilet sementara juga membereskan tempat-tempat sholat. Untuk sandang dan pangan sudah sangat cukup.

Masrur meminta izin kepada unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Dinas dan diperbolehkan para relawan tinggal di sekolah dasar untuk sementara.

Para korban itu bisa tidur di dalam kelas. Sementara Masrur dan relawan PKS tidur di teras sekolah. Ubinnya tak kalah dingin.

Pandeglang (31/12) — Berdiri sejak sehari pasca bencana, Posko Induk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten telah menurunkan sekitar 620 relawan dan melayani sekitar 12.820 orang penerima manfaat sejak hari pertama terjadi tsunami di Selat Sunda beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Banten, Miptahuddin saat menerima kunjungan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman beserta jajarannya di Posko Induk yang berlokasi di seberang kecamatan Labuan, Pandeglang, Senin (31/12/2018).

“Relawan kita ada 620 orang dan penerima manfaat 12.820 orang. Jumlah ini belum termasuk hari ini, ya. Ini data terakhir sampai dengan 30 Desember 2018, kemarin malam,” katanya.

Miptah menyebutkan, ratusan relawan ini datang dari berbagai wilayah seperti Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Mereka bekerja sejak sehari pasca bencana, mulai dari evakuasi, mendirikan posko dan distribusi logistik.

Dari lima titik posko yang didirikan PKS, lanjut Miptah, dua diantaranya telah ditutup karena sebagian warga telah kembali ke huniannya masing-masing. Sedang posko induk dipusatkan sebagai sumber utama informasi relawan dan distribusi bantuan.

“Posko di Cinangka sudah kita tutup, karena kebanyakan masyarakat yang mengungsi takut. Sekarang, kita hanya buka di sini, Cigeulis dan Sumur,” ujarnya.

Rombongan yang terdiri dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal dan Bendahara Umum PKS, Mahfudz Abdurrahman ini kemudian meninjau lokasi bencana tsunami di Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigeulis, dan Desa Citangkil, Cimanggu, Sumur di Kabupaten Pandeglang.

Sumber: pks.id

Pandeglang (29/12) — Sehari pasca bencana Tsunami Selat Sunda, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi partai terdepan yang menurunkan relawannya ke lokasi bencana.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Banten Miptahuddin usai meninjau posko yang didirikan PKS di Labuan, Pandeglang, Jumat (28/12/2018).

“Untuk bantuan korban tsunami, kita sudah dari hari pertama menurunkan relawan kita ke beberapa titik yang terdampak tsunami,” katanya.

Sekitar 40 relawan, lanjut Miptah, diturunkan di empat titik lokasi, seperti Labuan, Panimbang, Cigeulis dan Sumur. Jumlah ini terus bertambah seiring kebutuhan pendirian posko dan pendistribusian logistik.

“Kita sudah buat posko ada di lima titik, ya. Yang pertama di Carita, kemudian posko utamanya ada Labuan, kemudian di Panimbang, posko Cigeulis dan posko Sumur,” jelas Miptah.

Di kesempatan lain, Ketua Departemen Kepanduan DPP PKS, Yoyok Switohandoyo mengatakan posko ini menjadi wadah relawan untuk bekerja secara rapi dan profesional.

“Terbentuknya Posko Induk DPW PKS Banten ini sebagai wadah para relawan yang melaksanakan tugas baik evakuasi dan pendistribusian logistik agar dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab,” ujarnya, Kamis (27/12).

Ia menegaskan, agar relawan PKS siap diturunkan jika sewaktu-waktu ditugaskan. “Relawan PKS se-Indonesia harus siap lahir batin jika memang ditugaskan oleh struktur. Saat ini sudah 232 Relawan PKS yang sudah diterjunkan dari beberapa wilayah di Indonesia,” kata Yoyok menambahkan.

Sumber: pks.id